Gotrasawala Ethnographic Film Festival 2014, Sabalad Raih Predikat Terpuji

Mengangkat tropi dan hadiah penghargaan Festival Film Ethnografic Gotrasawala Cirebon 2014

Mengangkat tropi dan hadiah penghargaan Festival Film Ethnografic Gotrasawala Cirebon 2014

Di usia yang masih muda, Kabupaten Pangandaran telah memiliki sineas muda yang telah berhasil menjajaki ajang kompetisi bergengsi Gotrasawala Ethnographic Film Festival 2014 yang diadakan oleh Pemerintahan Provinsi Jawa Barat.

Adalah Komunitas Belajar Sabalad, sebuah komunitas yang selama ini fokus pada pengembangan pendidikan, kebudayaan, lingkungan hidup, media dan humaniora. Komunitas ini juga melahirkan sineas muda yang menghasilkan beberapa karya documenter melalui Pilem Plus Production sebagai production house resminya.
Komunitas yang baru akan berulang tahun 31 Januari tahun depan ini membuat kejutan. Pasalnya, pada Sabtu malam (6/12) melalui film “Aleh Sumarno Sang Veteran Ulung” besutan sutradara Ai Nurhidayat Komunitas mendapat penghargaan sebagai film terpuji dari Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang turut menutup kegiatan Gotrasawala 2014.

Gotrasawala 2014 sendiri merupakan perhelatan festival yang juga melibatkan peserta berbagai Negara, diketuai tokoh terkemuka Franki Raden serta pengarah Deddy Mizwar yang juga Wakil Gubernur Jawa Barat.
Dengan diraihnya penghargaan ini, Sabalad sejajar dengan peserta yang didominasi mahasiswa dan dosen dari universitas terkemuka. Bahkan, 40 peserta yang melibatkan PH berhasil terlapaui.

“Kita akan tetap terus menggali khasanah yang sejak lama menunggu untuk diceritakan, agar public mendapat alternative tontonan terutama tontonan yang mengeksplorasi hasil daya cipta manusia” kata Ai Nurhidayat produser film ini.

Terkait apa sisi menarik film ini, Ai menceritakan penilaian juri “Film ini mengangkat pesan antropologis yang kuat” tuturnya. Ai juga menambahkan “untuk mengetahui isi filmnya, tonton saja langsung” kata Ai tentang film yang berdurasi 15 menit ini. “ke depan, kita akan gelar festival film rakyat di beberapa titik di Pangandaran, moga semua pihak dapat memahami pesan yang dikandungnya” pungkas Ai.

Share

Gotrasawala Ethnographic Film Festival 2014, Sabalad Raih Predikat Terpuji

Discussion

Leave a Reply