Jalan Santai Kreatif Ala Sabalad

jb-2.JPG

tim sabalad sedang berusaha menjawab pertanyaan tulisan yang diberikan oleh panita pada gelaran jalan santai yang di adakan oleh Karang taruna Desa Cintakarya.

jb-3.JPG

kostum unik dengan memakai bahan dari sekitar kita membuat perlombaan menjadi lebih menarik dan ceria

 

 

 

Suasana pagi tampak cerah dan ramai di kantor kepala Desa Cintakarya Pasalnya Karang Taruna Desa bekerja sama dengan KKN Universitas Siliwangi Tasikmalaya dan Universitas Galuh Ciamis menggelar acara jalan santai. acara ini di gelar pada hari kamis, 13 agustus 2015. Peserta yang ikut memeriahkan ini adalah perwakilan kelompok dari tiap dusun yang berada di lingkungan wilayah Desa Cintakarya.
Tidak ketinggalan juga Komunitas Belajar Sabalad pun turut ikut serta dalam kegiatan ini.

Acara dimulai pada pukul 09:00 WIB, dan setiap kelompok terlebih dahulu mendaftarkan timnya ke panitia kegiatan. Setelah mendaftar, peserta di beri tanda nama dan nomor peserta.

Perlombaan pun di mulai, start dari kantor Desa mengambil rute arah Ciawi- Cikalungkung kemudian finish kembali di kantor Desa Cintakarya. sepanjang perjalanan lomba sangat menarik dan asik, awal start tim Sabalad kompak mamakai jersey sabaladnya tanpa memakai asesoris lainnya. jumlah anggota tim Sabalad yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 6 orang. Disini unik nya jalan santai kali ini, di sepanjang perjalanan kami di sajikan materi di setiap pos. Dan di setiap pos panitia menyiapkan beberapa pertanyaan yang harus di jawab untuk penambahan nilai. Pertanyaan yang di lontarkan yaitu seputaran pengetahuan umun dan nasionalisme.

Setiap pos kami lahap semua pertanyaan yang diberikan panitia dengan jawaban yang tepat, singkat, padat, dan jelas Dengan waktu yang terbatas. Di tengah perjalanan munculah ide dari pemimpin regu yaitu untuk menambahkan asesoris pada kostum kami supaya tim sabalad ini kelihatan unik dan menarik.

Asesoris yang digunakan yaitu menggunakan bahan dari lingkungan diantaranya menggunakan daun kelapa, tanaman mangok, daun dadap sebagai aseoris kepala, tak lupa tim Sabalad juga menggunakan pelepah pohon pisang sebagai aseoris senjata, dan tumbuhan paku, dan hata untuk mengisasi baju. Dan tongkat dari kalikiria, yang melambangkan bambu runcing yaitu senjata yang digunakan untuk melawan penjajah pada jaman perjuangan kemerdekaan.

Hasilnya banyak warga yang merasa terhibur dengan kostum yang di pakai oleh tim sabalad. Dan setiap pos oleh panitia diberi apresiasi berkat . Akhirnya lomba pun selesai dan pinish di kantor desa kembali. Kami pun langsung bergegas merapihkan pakaian dan beristirahat. Perlombaan berakhir pada tengah hari, seluruh peserta yang telah turut berpartisipasi merasa puas dengan acara ini. Dan juara lomba akan di umumkan pada hari kemerdekaan yaitu pada tanggal 17 agustus 2015.

Semoga dengan kegiatan menambah motivasi untuk selalu menjaga kesehatan tubuh dan juga menumbuhkan semangat berkawan.

Salam Sabalad.

Merdekaaaaa…..

Share

Jalan Santai Kreatif Ala Sabalad

Discussion

Leave a Reply