Tips Membuat MOL (micro organisme local)

 

praktek pembuatan micro organisme local

                                        praktek pembuatan micro organisme local

Micro Organisme Local

Micro Organisme Local

Tanaman merupakan salah satu jenis mahluk hidup yang ada di bumi. Sering kita jumpai di hutan, kebun maupun di pekarangan rumah. fungsi tanaman sendiri bagi manusia adalah selain untuk memenuhi kebutuhan ekonomi juga sebagai hiasan yang menambah keindahan .

berbagai jenis tanaman sering kita jumpai salah satunya adalah tanaman sayuran. Selain di perkebunan yang luas sayuran juga bisa kita tanam di lahan terbatas seperti di pot maupun memanfaatkan sedikit lahan pekarangan rumah.

Namun yang paling penting dalam hal ini adalah pemeliharaan dan perawatan secara berkala. selain di siram setiap pagi dan sore, tanaman pun perlu di beri pupuk. Tanpa pupuk tanaman akan tersendat dalam pertumbuhannya. Pupuk yang digunakan haruslah pupuk yang ramah lingkungan.

Jenis pupuk pun terbagi dua yaitu pupuk organik dan anorganik.

Pupuk organik adalah pupuk yang tersusun dari materi makhluk hidup, seperti pelapukan sisa -sisa tanaman, hewan, dan manusia. Pupuk organik dapat berbentuk padat atau cair yang digunakan untuk memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah. Pupuk organik mengandung banyak bahan organik daripada kadar haranya. Sumber bahan organik dapat berupa kompos, pupuk hijau, pupuk kandang, sisa panen (jerami, brangkasan, tongkol jagung, bagas tebu, dan sabut kelapa), limbah ternak, limbah industri yang menggunakan bahan pertanian, dan limbah kota (sampah). Sedangkan Pupuk anorganik memberikan nutrisi yang langsung terlarut ke tanah dan siap diserap tumbuhan tanpa memerlukan proses pelapukan.

Seperti yang di terangkan di atas pupuk organik terbagi dua yaitu padat dan cair. Dalam hal ini penulis akan berbagi tentang cara pembuatan pupuk cair atau biasa disebut MOL (micro organisme lokal)

Alat :
– satu buah gentong/dreum
– ember
– keran air

Bahan :
– air cucian beras pertama
– terasi
– gula

Cara pembuatan :
Pertama-tama buat lubang kecil di bagian bawah gentong/ drum kemudian pasangkan keran air.
Setelah itu air cuciam beras yang sudah ada kemudian masukan ke dalam tong, kemudian masukan terasi lalu di tambah sedikit gula. Kemudian tutup tong rapat-rapat lalu di kasih lubang udara sedikit. Diamkan selama 15 belas hari lalu MOL pun siap di pakai.

Takaran untuk menggunakan mol adalah 1:5 hingga 1:10. Jadi, jika kita menggunakan satu liter maka harus dicampur air sebanyak 5-10 Liter air.

MOL bisa digunakan ke tanaman apa saja termasuk sayuran. Siramkan MOL di sekitar dapur tanaman. Awas, jangan sampai mengenai daun karena microba akan memakannya. Nah, microba yang terkandung dalam MOL yang sudah di siramkan akan mati yang disebut jasad renik yang nantinya akan diserap oleh akar.

Selamat mencoba

Share

Tips Membuat MOL (micro organisme local)

Discussion

Leave a Reply