Sabalad Netral Di Pemilukada serentak 2015

pilkada-serentak-2015-lensaindonesiadotcom-55b229fa1097737013825b5e

Politik diakui atau tidak merupakan panglima. Politik menjadi arena perebutan kekuasaan yang tetap menghasilkan kemungkinan baik dan buruk. Politik tidak untuk dihindari warga negara, malah seharusnya siapapun perlu bersikap. Sikap warga inilah yang menentukan apakah politik bisa menghasilkan suasana kepemimpinan yang diharapkan atau tidak.

Partai politik sebagai saluran politik mengemban tugas utama sebagai agen pencerah bagi para pemilih dalam sebuah pesta demokrasi yang sebetulnya tak pernah berhenti. Partai harusnya bisa menunjukan tabiat sesungguhnya membuat keputusan untuk kebaikan masyarakat. Tetapi partai dapat menguasai segala aspek terutama dalam upaya memobilisir masa. Terlebih terkait hubungannya dengan organisasi masyarakat berbasis pemuda, masyarakat umum, bahkan pelajar.

Komunitas Belajar Sabalad Merespon positif suasana pesta demokrasi dimana pilkada serentak menjadi momentum awal penentuan pemimpin untuk Kabupaten Pangandaran. Bukan dengan bertindak sebagai partai maupun organisasi atau perkumpulan pendukung salah satu calon. Sebagai perkumpulan yang berkomitmen di berbagai isu, komunitas harus tetap bersikap objektif dan netral. Sikap tersebut ditunjukan melalui pernyataan ini :

1. Komunitas Belajar Sabalad tidak berafiliasi dengan pihak manapun didalam pemilu serentak 2015

2. Setiap individu dapat bergabung dengan saluran politik manapun dengan tidak mengatasnamakan Komunitas Belajar Sabalad

3. Sebagai mana visi dan misi, Komunitas Belajar Sabalad menghormati hasil pemilu serentak 2015 sepanjang sesuai dengan konstitusi.

4. Komunitas Belajar Sabalad tetap membuka ruang silaturahim, diskusi, bertukar pikiran dan bekerja sama dengan saluran politik manapun dengan menjunjung tinggi prinsip netralitas.

Pernyataan ini merupakan pernyataan terbuka sebagai sikap Politik Komunitas Belajar Sabalad

Share

Sabalad Netral Di Pemilukada serentak 2015

Discussion

Leave a Reply