KETENANGAN HATI DAMPAK DARI KEJUJURAN

Oleh : Jumidah (Bengkalis, Riau)

Disuatu hari aku berangkat ke sekolah dengan jalan kaki. Semua temanku sudah berangkat sedangkan aku sendiri bergegas menyusul mereka.

Saat di perjalanan aku menemukan uang sebesar 100.000 rupiah. Aku pun terkejut  sekaligus bahagia karena sebelumnya aku belum pernah memegang uang sebesar itu. Uang tersebut pun aku simpan di tas dan sampai sekolah hingga pembelajaran berakhir uang itu pun masih utuh saya simpan.

Disuatu hari aku berangkat ke sekolah dengan jalan kaki. Semua temanku sudah berangkat sedangkan aku sendiri bergegas menyusul mereka.

Saat di perjalanan aku menemukan uang sebesar 100.000 rupiah. Aku pun terkejut  sekaligus bahagia karena sebelumnya aku belum pernah memegang uang sebesar itu. Uang tersebut pun aku simpan di tas dan sampai sekolah hingga pembelajaran berakhir uang itu pun masih utuh saya simpan

Aku pun menjadi bingung karena aku tak tau siapa pemiliknya. Pulang Sekolah kuceritakan semuanya kepada ibu. Ibuku  berkata : ” baguslah tu….”. karena saat itu ibuku kekurangan uang dan menyuruhku untuk mengambilnya saja.

Beberpa jam kemudian datanglah teman ibuku bernama ibu Masirah. ia bertanya ” bu, apakah jumidah menemukan uang saya yang hilang ? lalu ibuku menjawab ” iya”. sayangnya saat itu aku tidak ada, uang pun belum bisa dikembalikan. Anaknya ibu Masirah dengan ku masih satu sekolah. mungkin anaknya ibu Masirah menceritakan kepada orang tuanya sehingga mereka tau dan berusaha untuk mencarinya.

Setelah aku dirumah ibuku pun menyuruhku untuk mengembalikan uang yang aku dapatkan tadi pagi saat di perjalanan. ibuku juga menjelaskan jalan cerita hilang uang tersebut.

Ceritanya itu adalah saat Suaminya Ibu Masirah pergi ke warung, tapi di saat perjalanan uangnya jatuh dan ia tidak menyadarinya. Suaminya ibu Masirah pun tidak bisa membeli apapun karena uangnya tidak ada, dan ia pun langsung pulang.

Aku pun tidak menunggu lama, langsung mengembalikan uang tersebut. Tapi saat itu Ibu Masirah tidak ada dirumahnya ia sedang berada di lapangan bola volley. Aku pun menunggu Ibu Masirah pulang dan hingga ia datang aku pun mengembalikan uang tersebut. Dia pun sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepadaku.

Tapi entah mengapa ia memberiku uang sebesar 50.000 . aku bilang : “Ini buat apa ?” ibu Masirah menjawab : “ini untukmu karena telah menemukan uang ibu dan tidak menghabiskan uang ini”. “Tidak usah” jawabku kemudian ibu Masirah menjawab lagi : “tidak apa-apa, ambil saja”. Setelah itu aku mengucapkan terima kasih kepada ibu Masirah dan aku pun pulang ke rumah.

Susah untuk menjadi orang yang jujur walau ada sifat dan sikap yang merasa bahwa ia adalah seorang yang jujur. Aku tidak pintar dalam berbohong maupun menutup segala hal walau itu sudah ditanganku maupun menutup segala hal. Maka akanku kembalikan hak orang lain, semoga sikap dan sifat tersbeut senantiasa ada di hatiku. Dan aku mrenjadi seorang yang tenang  dalam kebaikan.  Aku tenang karena uang orang tersebut sudah dikembalikan. Akan berusaha memperbaiki diri dalam kebaikan. terima kasih

Latest posts by sabalad (see all)

Share

KETENANGAN HATI DAMPAK DARI KEJUJURAN

Discussion

Leave a Reply