KUTUNGGU PERUBAHAN INDONESIA YANG CINTA DAMAI

Oleh : Sofiani (Sebatik, Kalimantan Utara)

Hampir setiap  hari aku melihat, mendengarkan bahkan merasakan adanya perbedaan. Mulai dari agama ,suku, dan budaya. walaupun semuanya berbeda dan  itu tidak jadi penghambat bagi kami. Justru itu membuat kami sadar bahwa Indonesia itu beragam.

Walaupun berbeda tapi kami tetap satu negara yaitu Indonesia. Dan ingin berguna untuk Agama, Nusa dan Bangsa. Kami ingin menjadi seperti pelangi walaupun warnanya berbeda tapi mereka saling melengkapi hingga berbentuk suatu keindahan. Apa kita bisa ? Jawabannya kita pasti bisa. Jadi, walaupun ada perbedaan sebesar apapun sekali lagi saya katakan itu tidak menjadi penghambat bagi saya, kamu, dan kita.

Seperti aku rasakan sekarang di SMK Bakti Karya Parigi. Disini sangat Multikultural. Berbeda agama, suku dan budaya. Tetapi  kami tetap rukun dan damai saling menjaga toleransi, perdamaian, menghormati dan menjaga satu dengan yang lain. Dengan adanya itu kami tidak ada perselisihan.

Di SMK Bakti Karya Parigi telah mengamalkan Pancasila dari sila pertama sampai ke lima. Mereka bukan hanya membaca tapi mereka menerapkan nilai – nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Dan satu yang tidak kami lupakan yaitu semboyang Indonesia.Berbeda-beda tetapi tetap satu. Jadi ”BHINEKA TUNGGAL IKA” ini menjadi patokan semboyang kami .

Jadi apa yang harus diperselisihkan ? Saudaraku, Perselisihan dan perdebatan yang kudengar dari kejahuan maupun dari media, masyarakat dan lain sebagainya. Apa yang diperselisihkan dan diperdebatkan. Apa……… ?

Tentang agama, suku, dan budaya. Apa yang harus diperdebatkan? Cukup saudara – saudaraku Kita Indonesia, kita ini NKRI. Bendera merah putih adalah bendera kita. Garuda adalah lambang negara kita, Ingat saudaraku, ingat akan hal itu.

Kalau kalian masih memperdebatkan soal agama, suku dan budaya buat apa ada semboyang kita. Apa kalian hanya membaca lalu menyepelekannya ? Sungguh rugi. Jangan lakukan itu. coba kita baca dan rasakan ini kehidupan nyata yang tidak dikarang oleh sutradara.

Tapi kalianlah yang menjalani sendiri. Kalian yang mengontrol kehidupan, kalian kedepannya dan harus bagaimana kedepannya. Berdamailah dengan diri, berdamailah dengan alam dan berdamailah dengan semuanya .

Apa kalian tidak bosan terus menurus membahas itu ? Cobalah kita Pikirkan Saudara-saudaraku.

Kalau kita terus menerus membahas itu, kapan membahas tentang perdamain ?. Itu yang jadi pertanyaan kita bersama. Kapan ? kapan kita bisa damai di negara Indonesia ?.

Ini baru urusan agama, suku dan budaya belum lagi urusan politik, ekonomi dan kita sendiri dijajah oleh teknologi dan sebagainya. Hancur coy…! hancur. Kalau hari – hari kita hanya membahas itu mungkin ini hanya akan memperbanyak masalah Bangsa dan generasi yang ikut serta memikirkan  dan menghadapinya. Belum dari luar mungkin kita tanpa sadari sudah banyak yang menanti ke hancuran kita. Ayolah saudaraku berdamailah. Cukup hanya berdamai semuannya jadi hilang.  Coba isi hari-hari kita dengan hal  yang bermanfaat dan yang bisa membangun Indonesia yang melahirkan generasi yang unggul. Agar Indonesia kita selalu maju dan terus maju. Kita sebagai bangsa Indonesia harus mempertahankan kesatuan dan persatuan agar tercipta perdamaian.

“untuk menjaga perdamain dunia dari pada repot-repot diskusi sana sini tentang potensi konflik antar agama antar idologi dan lain – lain, mending fokus soal rasio ketersediaan pangan dan jumlah warga dunia” kata Sujiwo Tejo.

Itu yang saya inginkan. Perlukah kita damai? Sudah tentu perlu. Aku yakin bukan aku saja yang inginkan semua ini tetapi kita juga inginkan ini. Maka bersama-sama kita bangkit untuk Indonesia yang cinta damai. Kita bersama-sama menunggu perubahan Indonesia yang cinta damai menuju generasi sukses di Indonesia.

“perdamaian tidak dapat di jaga dengan kekuatan. Hal itu hanya dapat diraih dengan pengertian.” Albert Einstein.

Kata – kata ini menjadikan kita untuk membuat sesuatu yang bisa memotivasi dan sekali lagi untuk Generasi Indonesia.

Jangan ragu untuk menggengam rasa cinta damai. Kita bersama-sama akan melakukan hal in untuk menyebarkan virus-virus Perdamaian. karena ada pepatah mengatakan. ”Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh“. Jadi ketika kita bersatu saya yakin kita akan kuat.

Latest posts by sabalad (see all)

Share

KUTUNGGU PERUBAHAN INDONESIA YANG CINTA DAMAI

Discussion

Leave a Reply